Kamis, 17 September 2015

Puisi



Hefa Lizayanti:

Hadapanku

Allah, aku tahu
Sangat sangat tahu
Betapa hati ini demikian lemah
Mudah goyah
Mudah lena
Oleh sedikit saja ayunan dunia
Acap tanpa sadar
Bisikan sang durjana telah setengah jalan
Walau lalu istighfar
Tapi ketidaknyamanan telah menggurat tajam
Juga sering alpa
Menyertakan-Mu dalam setiap kerja
Meski di pertengahan mengiba ampunan
Tetap ada sesak yang menancap dalam
Setiap saat kuperbaharui niat
Setiap waktu kuperbaharui tekad
Namun yang demikian berulang terlalu cepat
Lantas tersentak, dengan malu hati mendekati-Mu lagi
Karena hanya Engkau
Sang Maha Tahu segala
Sang Penentu segenap cipta
Satu-satunya tempatku menyandar harap
Tiada lain hanya-Mu sahaja
Maka kumohon selalu, Allah
Dengan segala lemah ini
Jagalah wajahku agar selalu menghadap-Mu
Sungguh, aku tak ingin terpaling sedetikpun dari-Mu
Semoga setiap gerak langkahku adalah karena-Mu
Semata, melulu dan belaka

Takengon, 16 September 2015
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar