Oleh Ameer Hamzah
Putih-putih si bunga putih,
yang lebih putih bunga melati/Putih bersih hati nan suci, peci putih pertanda
haji/haji mabrur pahalanya tinggi, penghuni surga di akhirat nanti. (Syair: Abu
Raudhah).
Pahala Haji yang mabrur sudah sangat populer
kita dengar adalah surga. Rasulullah
bersabda: Haji mabrur, tidak ada balasan baginya yang pantas kecuali surga (HR
Bukhari-Muslim). Mungkin karena itulah ummat Islam sangat termotivasi untuk melaksanakan ibadah
haji. Rasulullah menambahkan dalam hadis lain: Berhajilah kamu, haji itu dapat
membersihkan dosa-dosa seperti seseorang menyiram air di atas kain, sedikit
demi sedikit airnya menuai sampai kering. (HR
Thabrani).
Tanda-tanda haji mabrur antara lain; Pertama, sepulang dari haji amal ibadahnya
lebih baik dari sebelum berangkat haji. Misalnya, dulu shalat tidak berjamaah,
sekarang justeru suka shalat berjamaah. Hatinya terikat dengan masjid. Mereka
takut kepada Allah SWT. Maka mereka suka shalat di masjid,
karena pahalanya berlipat ganda. Shalat jamaah itu pahalanya 27 kali shalat
sendirian.
Kedua, suka bersedekah, tidak kikir lagi seperti
sebelum berangkat haji. Sedekah itu dapat pahala yang besar. Sedakah wajib yakni zakat harta dan zakat
fitrah. Sedekah sunat juga diberikan.
Allah akan mensucikan harta mereka. “Dan pada harta mereka itu ada hak bagi orang miskin yang tidak dapat
bahagian….” (QS Az-Zariat: 19).
Ketiga, jujur dan amanah. Sifat ini sekaligus menolak
sifat munafik dalam diri seseorang. Sebab orang yang suka berdusta dan tidak
amanah itu adalah sifat-sifat munafik yang wajib dijauhi. Sangat tidak pantas
sifat tercela itu ada pada seorang yang sudah menunaikan ibadah haji.
Keempat, menjaga harga diri, tidak membuat keonaran. Kelima,
suka menyebar salam. Hikmah salam adalah dapat menghapuskan dengki dan benci,
menyuburkan silaturrahmi, menjauhkan sifat sombong, dan mendapat pahala dari
Allah SWT. Keenam, menjaga lidah dari kata-kata
kotor. Suka menelaah ilmu, baca Al Quran dan hadits nabi.
Bagi yang tidak sempat menunaikan ibadah haji, juga
Allah SWT menyediakan pahala yang sebanding dengan pahala haji. Antara lain:
Pertama, hakim yang adil, pahalanya sangat besar. Kedua,
shalat shubuh dan Isya berjamaah. Ketiga, berperang di jalan Allah SWT. Keempat,
menuntut ilmu agama. Kelima, umrah bulan Ramadhan.
Keenam, berbuat baik kepada dua orang tua. Ketujuh,
kasih sayang kepada anak yatim dan fakir miskin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar