Banda Aceh (Gema) -
Program Baitul Quran Pesantren Imam Syafi’i sejak dicanangkan pertengahan 2014
lalu, berhasil menorehkan berbagai prestasi. Semua santri yang tergabung dalam program
ini mencapai target hafalan 7 juz per semester. “Bahkan ada yang hafalannya lebih,
” kata seorang pembina santri, Fajri SPdI.
Menurutnya, hafalan
tertinggi saat ini santri Baitul Quran 19 juz, santri lainnya ada yang
menghafal 15juz, 12juz dan 10 juz.
Presatasi lain santri
Baitul Quran Pesantren Imam Syafi’i ikut mengharumkan nama pesantren dan nama Aceh Besar. Misalnya, pada event Pentas PAI
tingkat SMP se Aceh Besar beberapa waktu lalu, santri Baitul Quran terpilih sebagai juara I
cabang lomba Tahfidzul Quran sekaligus terpilih sebagai wakil Aceh Besar untuk
ditingkat Provinsi.
Fajri
menambahkan, pada pergelaran Pentas PAI Provinsi, santri Baitul Quran meraih
juara harapan III cabang lomba Tahfidzul Quran. “Ini sebuah prestasi yang tidak
bisa dipandang sebelah mata untuk tingkat provinsi,” katanya.
Tidak hanya itu,
katanya, pada event Ruhul Islam Anak
Bangsa Fair (RIAB) IV Tahun 2015,
menyisihkan puluhan kompetitor lain dari madrasah seluruh Aceh. Santri Baitul Quran mendapat juara III cabang
lomba Tahfidzul Quran 3 juz.
Beberapa waktu
lalu, kata Fajri, pembina Baitul Quran dikirim ke lembaga pendidikan khusus
Tahfidzul Quran di Jakarta untuk memantapkan hafalan, sekaligus mempelajari
metode metode baru menghafal al-Quran. Setahun kemudian dia akan pulang untuk membina
santri Baitul Quran.
“Baitul Quran
berkomitmen tinggi berkontribusi mensyiarkan syariat Islam di Aceh dengan
melahirkan lebih banyak santri hafidz Quran,” ujarnya. Sayed/Rel
Tidak ada komentar:
Posting Komentar