Senin, 31 Agustus 2015

Dewan Da’wah Aceh Siapkan Da’i Perbatasan

Gema (Banda Aceh) - Dewan Da’wah Aceh (DDA) sedang menyiapkan kader-kader da’i yang nantinya akan berda’wah dan ditempatkan di daerah perbatasan Aceh. Persiapan para da’i tersebut dilakukan oleh DDA dengan mendirikan Lembaga Pendidikan Akademi Da’wah Indonesia  Dewan Da'wah Aceh (ADI DDA).

“ADI DDA mempunyai misi membantu percepatan pelaksanaan syariat Islam, mengantisipasi pendangkalan akidah dan penyebaran aliran sesat,” kata Wakil Ketua DDA sekaligus Direktur ADI, Dr Muhammad AR MEd, kepada Gema. Tenaga da’i ini diharapkan mampu menjadi imam, khatib dan membimbing ummat, agar tegaknya amar ma’ruf nahi mungkar.  

Ia mengatakan, ADI DDA menerima 23 mahasiswa tahun 2015 yang berasal dari daerah rawan aqidah seperti Simeulue, Singkil, Aceh Tenggara dan Subulussalam. 23 mahasiswa itu telah dinyatakan lulus oleh tim verifikasi.
                                                                                                    
Dari Subulussalam 13 orang, Aceh Singkil 1 orang, Simeulue 7 orang dan Aceh Tenggara 2 orang. Semua mahasiswa ini akan diasramakan. Sedangkan biaya kuliah, biaya asrama dan biaya makan digratiskan.

Sementara pada 2014 ADI DDA telah menampung 10 mahasiswa dan satu diantaranya berasal dari Malaysia. Jadi jumlah mahasiswa yang mendapatkan pendidikan gratis ini 33 orang. Semua mereka berasal dari keluarga kurang mampu, dhuafa, yatim dan anak muallaf.
  
Sementara Sekretaris ADI DDA, Dr Abizal, Lc, MA mengatakan, tenaga pengajar ADI merupakan lulusan S2 dan S3 dari IIUM, UPM, UM Malaysia, Omdurman Sudan, Al-Azhar Mesir, Universitas Islam Madinah, UIN Ar-Raniry dan Unsyiah.

“Masa belajar ADI selama dua  tahun, kemudian diseleksi untuk kuliah program strata satu di Sekolah Tinggi Ilmu Da’wah Mohd Natsir di Jakarta, Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam,” kata Abizal.

Gelar muswil

Pengurus Wilayah DDA akan menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil). Muswil ke empat ini direncanakan digelar pada akhir Oktober 2015 di Banda Aceh, yang diikuti Pengurus Daerah 23 Kab/Kota seluruh Aceh.

“Beberapa hari lalu kita telah mengadakan rapat awal dan membentuk panitian Muswil,” kata Dr Tgk H Hasanuddin Yusuf Adan, Ketua DDA. .

Menurutnya,  Muswil akan dihadiri Ketua Umum Dewan Dakwah Pusat KH Syuhada Bahri dan tokoh nasional lainnya. “Kita berharap, Muswil dapat dibuka oleh Gubernur Aceh Zaini Abdullah,” kata Hasan.  Sayed M Husen/Rel


Tidak ada komentar:

Posting Komentar